Berikan Pemahaman Kepada Mahasiswa Tentang Industri Halal

STIE Syariah Bengkalis Taja Seminar Digital Nasional

dibaca: 1215 kali
Oleh: Editor Pendidikan | Senin, 19 September 2022 - 23:01:33 WIB

STIE Syariah Bengkalis Taja Seminar Digital Nasional

Foto : Ketua STIE Syariah Khodijah Ishak didampingi asisten III Aulia saat menyerahkan cendramata kepada Nara sumber yang juga wakil Bupati Siak

BENGKALISINFO.COM - STIE Syariah Bengkalis kembali menggelar acara seminar nasional denga mengangkat tema peran digital transaksi dalam meningkatkan industri halal. Senin (18/9/2022), pukul.10.00 WIB.

 

Sebagai narasumber dalam acara seminar tersebut diantaranya H. Husni Merza, BBA, MM dan Ahmad Affandi Mahfudz, Ph.D

 

Acara berlangsung di aula STIE Syariah Bengkalis dan diikuti sebanyak 150 mahasiswa dari berbagai jurusan.

 

Ketua STIE Syariah Bengkalis Dr. Khodijah Ishak dalam sambutannya mengungkapkan bahwa, kegiatan seminar ini ikut serta berkontribusi menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal di kancah global.

 

Dikatakan Khodijah, seminar kali ini memiliki peran penting untuk dapat mendukung dan mempercepat industri halal serta dapat memanfaatkan Industri digital khususnya wilayah Kabupaten Bengkalis.

 

Selain itu, kata Khodijah kegiatan ini selain dapat memanfaatkan industri digital, juga dapat menambah wawasan bagi civitas akademika STIE Syariah Bengkalis dan mahasiswa dalam bidang industri halal.

 

Seperti diketahui bahwa, saat ini hampir kurang lebih 86.7 persen penduduk Indonesia mayoritas beragama islam. Dengan ini Indonesia berpotensi sebagai pusat industri halal dunia, sekaligus sebagai pusat industri fashion dunia yang ditargetkan oleh pemerintah pada master plant ekonomi syariah pada tahun 2024.

 

Lanjut Khodijah, kedepannya Indonesia tidak lagi sebagai negara konsumen dari produk halal, melainkan sebagai negara produsen dan mampu bersaing dipasar global. Untuk bisa bersaing, Indonesia tidak lagi menggunakan metode yang konservatif, tapi harus menggunakan teknologi dengan memanfaatkan digitalisasi dalam mendukung industri halal.

 

Dikatakan Khodijah lagi, berdasarkan The State Of Global Islamic Ekonomi Report pada tahun 2022 yang diluncurkan dinar standar di Dubai, uni emirate Arab tercatat bahwa, Indonesia berada di urutan 4, prestasi ini diperoleh karena Indonesia terus memperlihatkan kinerja yang baik dalam meningkatkan peringkat halal food. Selain itu Indonesia mengambil berbagai langkah untuk meningkatkan sertifikasi halal, salah satunya melalui digitalisasi.

 

Sementara, Bupati Bengkalis yang diwakili Asisten III bidang administrasi Aulia, S.Pi, MT dalam sambutannya mengatakan bahwa, atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Bengkalis kami mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada para narasumber yang bersedia datang serta apresiasi kami berikan kepada ketua yayasan bangun insani (YBI), ketua STIE Syariah serta para dosen dan seluruh civitas akademika STIE Syariah dalam meningkatkan peran industri halal.

 

Lebih lanjut, Aulia membacakan sambutan Bupati Bengkalis pada prinsipnya Bupati Kasmarni mengapresiasi kegiatan seminar ini karena kegiatan seminar ini merupakan wujud dari kontribusi STIE Syariah Bengkalis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di negeri junjungan terutama dalam mengembangkan bidang digitalisasi produk halal.

 

Sebagai penutup dalam sambutan, Khodijah berharap melalui kegiatan seminar ini dapat memberikan dukungan bagi industri halal dapat berkembang pesat dan dapat memanfaatkan teknologi digital di Kabupaten Bengkalis.**

 


Editor : SUPIAN

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook