Berikan Pemahaman Pasar Modal Kepada Mahasiswa, STIE Syariah Taja Seminar Edukasi Publik
dibaca: 1509 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
Berita Terkait
- STIE Syariah Bengkalis Melaksanakan Orientasi Pengenalan Kampus Bagi Mahasiswa Baru
- Petani Buta Huruf di Pidana Pasal Pemalsuan Surat dan Penyerobotan Lahan
- DKP Kabupaten Bengkalis Taja Pelatihan Perbaikan dan Perawatan Kapal Untuk Nelayan Tangkap
- HIPMI Bengkalis Gelar Forum Bisnis dan Rakercab, Bupati Tekankan Hal ini
- BPDPKS Sosialisasi Pola Pendanaan Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat
- Dinas Perkebunan Taja Sosialisasi Sarana dan Prasarana Kelapa Sawit
BENGKALISINFO.COM - Untuk memberikan pemahaman dan literasi mahasiswa dalam mengembangkan pasar modal didunia kampus, STIE Syariah Bengkalis menggelar kegiatan seminar dengan mengangkat tema strategi cerdas mengatasi investasi illegal. Jumaat (16/9/2022).
Kegiatan seminar sehari tersebut dilaksanakan di aula kampus dan diikuti seluruh mahasiswa baru. Sebagai pemateri dalam kegiatan pihak, kampus mengundang dua pemateri diantaranya Haldo Haibatil Qudrah dari PT. Bursa Efek Indonesia dan Hendra dari PT. Indo Premier Securitas.
Khodijah Ishak selaku ketua STIE Syariah Bengkalis dalam sambutannya mengungkapkan bahwa, seminar ini bertujuan memberikan edukasi dan pemahaman kepada generasi Z dalam mencegah investasi illegal yang akhir - akhir ini sedang marak ditengah - tengah masyarakat.
"Kegiatan sengaja kita laksanakan untuk memberikan edukasi mahasiswa sekaligus pemahaman dalam mengembangkan investasi di pasar Indonesia, maka mahasiswa diharapkan mampu berinvestasi dengan lembaga yang resmi (legal)," ungkap wanita kelahiran Desa Muntai ini
Lanjut Khodijah, lembaga investasi dikatakan bagus atau lebih kompeten apabila lembaga tersebut diawasi oleh organisasi jasa keuangan (OJK), dimana perusahaan itu legal dan sangat sesuai untuk kita berinvestasi.
Sementara Hendra selaku pemateri dalam acara tersebut juga menyampaikan prihal sarana yang layak dan aman bagi siapa saja yang akan berinvestasi di sebuah perusahaan dibawah pengawasan OJK.
"Investasi cerdas harus melihat produk investasinya dan pengawasan investasi di Indonesia atau OJK, investasi dipasar modal ada saham, reksadana, obligasi dan exchang traded fund (ETF).**
Editor : SUPIAN
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

