Niat Mau Cuci Kaki Di Tepi Kanal, Tio Marbun (7) Terbawa Arus Lalu Tenggelam Dalam Kanal PT. Meskom
dibaca: 3279 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu Kepala 3.700 Pegawai Pemkab Bengkalis, Ini Pesannya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
Berita Terkait
- Cegah Penyebaran Covid 19, Sertu Khairul Bakti Kembali Terapkan Operasi Prokes Di Desa Belading
- Putus Covid 19, Sertu Aprianto Giat Lakukan Aturan Prokes Di Kampung Sungai Gondang
- Serda Sugiarto Kembali Terapkan Aturan Prokes Dalam Operasi Yustisi Di Jalan Lintas
- Waspada Virus, Serda Rustam Bersama Tim PPKM Giat Lakukan Monitoring Prokes Di Desa Muntai Barat
- Cegah Kebakaran, Sertu Uuk Sudarijanto Pelaku Pembakaran Hutan Dan Lahan Akan Dikenai Sanksi
- Cegah Karlahut, Babinsa Desa Tuah Indra Pura Serda Ade SM Gelar Patroli Bersama Tim Gabungan
BENGKALISINFO.COM, - Kanal PT. Meskom Agro Sarimas (PT MAS) kembali makan korban, menimpa Myzireh Mathew Marbun alias Tio berumur 7 tahun, laki-laki, beralamat di Jalan Utama, Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis tenggelam dan meninggal dunia di duga setelah terpeleset di Kanal Induk PT. Meskom Jalan Utama PT Meskom KM.7 Dusun Kampung Parit Desa Pangkalan Batang Barat, Sabtu (20/11/21) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K, M.T dikonfirmasi melalui Kapolsek Bengkalis AKP Syeh Sarip H membenarkan adanya inseden menelan korban jiwa tersebut.
Dijelaskan AKP Syeh Sarip, korban merupakan anak dari Master Marbun sebelum ditemukan tenggelam sempat bermain di pinggir kanal.
"Korban sedang bermain dan hendak mencuci kaki di pinggir kanal, dikarenakan kondisi pinggir kanal yang licin sehingga korban terjatuh dan tenggelam," ungkap Kapolsek AKP Syeh Sarip, Sabtu (20/11/21) malam.
Kapolsek juga menyebutkan, korban sempat berusaha memegang kaki temannya yang bernama Dirja Maulana (6) untuk berusaha menyelamatkan diri akan tetapi tidak bisa terselamatkan. Setelah itu Dirja dan teman lainnya memberitahu orang sekitar yang ada di sana untuk meminta pertolongan dan mencari korban yang tenggelam.
Setelah itu beberapa orang warga sekitar langsung melakukan pencarian di kanal, sekitar pukul 15.30 WIB korban berhasil ditemukan namun nyawanya sudah tidak tertolong.
"Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit guna dilakukan visum, kemudian setelah visum korban diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan," imbuh Kapolsek.
PBB Bengkalis
Organisasi sosial kemasyarakatan Pemuda Batak Bersatu (PBB) mendapatkan informasi salah satu anggota meninggal akibat jatuh di kanal PT MAS lansung mengubungi pihak keluarga
A.Simanjuntak, Ketua PAC PBB Bengkalis saat dihubungi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut.
" Keluarga M.Marbun/ br Purba orang tua korban merupakan anggota PAC PBB Bengkalis dan kita sebagai ormas lansung turun ke RSUD Bengkalis melihat korban di atopsi dan mengantar korban ke rumah duka di areal PT Meskom," terang A Simanjuntak alias Pak Kardo.
Dan menurut informasi korban akan dimakamkan di TPU Kristen di jalan Gatot Subroto Bengkalis.
" Malam ini kita tetap berada di rumah duka untuk membantu pihak keluarga baik mempersiapkan peti dan acara adat dan pelepasan dari rumah duka untuk dikebumikan Minggu Siang (20/11)" terang ketua PAC PBB Bengkalis.(Rls)**
Penyunting : SUPIAN
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

