Melihat Perkembangan Dakwah di Indonesia, UiTM Melaka Tunjuk Dosen STIE Syariah Jadi Narasumber
dibaca: 1462 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
Berita Terkait
- STIE Syariah Bengkalis Lepas 2021 Mahasiswa KKM di Dua Provinsi
- Cegah Penyebaran Covid 19, Anggota Koramil 07 Bukit Batu Kembali Gelar Prokes di Pelabuhan Roro Sung
- Cegah Kebakaran, Anggota Koramil 11 Kandis Peltu JP Sihombing Kembali Lakukan Patroli Karlahut
- Pantau Titik Api, Serda SE Sinulingga Bersama Warga Giat Lakukan Patroli Karlahut
- Personil Koramil 06 Sungai Apit Koptu Prengky S Gelar Patroli Prokes
- Personil 02 Tebingtinggi Beserta Tim Gabungan Lakukan Operasi Yustisi di Kota Selatpanjang
BENGKALISINFO.COM - Untuk meningkatkan tri darma perguruan tinggi STIE Syariah Bengkalis mengikuti kegiatan seminar internasional yang ditaja oleh universitas teknologi mara (UiTM) cawangan melaka malaysia. Selasa (27/07/2021).
Kegiatan seminar itu dilaksanakan secara virtual di kampus STIE Syariah Bengkalis dengan mengangkat tema pembangunan insan dalam menghadapi revolusi industri 4.0.
Kepada wartawan, Ketua STIE Syariah Bengkalis Khodijah Ishak mengungkapkan bahwa kegiatan seminar internasional kali ini merupakan kerjasama antara STIE Syariah Bengkalis dengan Universitas Teknologi Mara (UiTM) cawangan Melaka Malaysia.
Selain itu, tambah Khodijah, dalam meningkatkan tri darma perguruan tinggi di STIE Syariah Bengkalis, maka Muhammad Ashubli sebagai dosen prodi hukum ekonomi islam ikut serta menjadi narasumber dalam acara seminar internasional tersebut.
"Selain sebagai dosen Ashubli saat ini juga menjabat sebagai ketua dewan dakwah Kabupaten Bengkalis," Ungkap Khodijah
Lanjut Khodijah, salah satu yang menjadi faktor pihak UiTM cawangan Melaka mengundang kita dalam acara ini, karena melihat perkembangan dakwah yang dilakukan dewan dakwah Indonesia (DDI) Kabupaten Bengkalis sampai kepelosok desa.
Kegiatan seminar tersebut diikuti peserta dari berbagai negara seperti Malaysia sebagai tuan rumah, Singapora dan Indonesia.
Sementara itu, pembicara dari Indonesia selain dari DDI Kabupaten Bengkalis, juga diundang Prof. Dr. H. Fakhrurozi Dahlan yang juga sebagai guru besar universitas islam negeri mataram, Dr. Zulkefli Hj.Aini pensyarah kajian akademik dan kepemimpinan dari universitas kebangsaan malaysia (UKM), Muhammad Taufik MD Sharrip merupakan pensyarah akademik pengkajian islam kontemporeri UiTM cawangan melaka malaysi.**
Penulis : SUPIAN
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

