Konsolidasi Pusat Pemenangan Kasmarni-Bagus Santoso (KPP KRIS)

Harapkan Politik Santun di Bengkalis, Relawan Kasmarni-Bagus Gelar Yasinan Bersama

dibaca: 579 kali
Oleh: Admin Politik | Rabu, 02 September 2020 - 06:34:16 WIB

Harapkan Politik Santun di Bengkalis, Relawan Kasmarni-Bagus Gelar Yasinan Bersama

BENGKALIS - Mengharapkan ridho Allah SWT dan terciptanya politik santun di negeri junjungan Bengkalis, relawan Kasmarni-Bagus yang tergabung dalam Konsolidasi Pusat Pemenangan Kasmarni Bagus Santoso (KPP KRIS) mengelar yasinan dan doa bersama, Selasa malam (01/09/2020).

Kegiatan bertema “Untuk Negeri, Berpolitik Santun” ini dilaksanakan di desa Tenggayun kecamatan Bandar Laksamana, Puluhan remaja ambil bagian dalam yasinan itu.

“Kegiatan yasinan KPP KRIS ini semata mata mengharapkan Ridho dari Allah SWT. Juga sebagai awal terciptanya politik santun di negeri Junjungan. Mudah-mudahan Pilkada berjalan aman, damai dan sukses,” jelas Ketua panitia Ismadi.

Disampaikan Yasinan juga untuk mendoakan agar pasangan Kasmarni-Bagus (KBS) diberi kemudahan dan kelapangan memperoleh amanah masyarakat untuk menjadi pemimpin di negeri Bengkalis pada pilkada nanti.

Kita berharap yasinan dan doa ini menjadi penerang Ibu Kasmarni-Bagus untuk menjadi Bupati dan wakil Bupati Bengkalis,” ungkap Ismadi.

Senada Ketua KPP KRIS Bengkalis, Didik Arianto mengatakan yasinan ini juga mendoakan agar Kasmarni diberi kesehatan dan ketabahan dalam menghadapi berbagai cobaan yang akan dihadapi dalam menggapai tugas mulia ini.

“Kita juga memanjatkan doa agar KPP KRIS dapat menjadi pelindung Kasmarni-Bagus dari oknum oknum yang memiliki penyakit hati sehingga politik menjadi tidak santun di Negeri ini. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini hati mereka bisa terbuka dan bisa berubaha agar tidak saling mencela,” pungkas Didik. (rls)

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook