Luruskan Hoak Pocong yang Resahkan Warga
dibaca: 27 kaliBerita Sebelumnya
- Safari Ramadhan di Kecamatan Rupat Utara, Bupati Kasmarni Tegaskan Komitmen Bangun Wilayah Pesisir
- Safari Ramadhan di Kecamatan Rupat Utara, Bupati Kasmarni Tegaskan Komitmen Bangun Wilayah Pesisir
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
Berita Terkait
- Masjid Almuslihun Tegal Sari Jadi Pelaksanaan Qurban Terbanyak di Kecamatan Bengkalis Tahun 2026
- IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Terpilih Jadi Pasukan Hijau Polda Riau siap Basmi Karhutla
- Jelang Musda, PKB Bengkalis Soliditas Pengurus
- Masyarakat Bengkalis Antusias Ikut Berbenah Run 5K
- Semarak Idulfitri, Turnamen Tenis Halal Bi Halal Cup 2026 Pererat Kebersamaan
- Semarak Idulfitri, Turnamen Tenis Halal Bi Halal Cup 2026 Pererat Kebersamaan
BENGKALIS – Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, memberikan apresiasi kepada Polres Bengkalis atas langkah cepat dan responsif dalam meluruskan informasi hoaks terkait kemunculan sosok pocong yang sempat viral di media sosial dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Video yang memperlihatkan sosok menyerupai pocong sebelumnya beredar luas di berbagai platform media sosial. Peristiwa tersebut memicu spekulasi dan berbagai tanggapan dari masyarakat, khususnya di Kabupaten Bengkalis dan sejumlah wilayah di Provinsi Riau.
Menanggapi viralnya informasi tersebut, Polres Bengkalis melalui akun resmi Humas Polres Bengkalis pada 2 Mei 2026 segera memberikan klarifikasi kepada publik. Klarifikasi itu diperkuat dengan keterangan serta video dari masyarakat setempat guna menjelaskan fakta sebenarnya dan menghentikan penyebaran informasi yang menyesatkan.
Ketua DPRD Riau, Kaderismanto, menilai langkah yang dilakukan Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Siregar beserta jajarannya merupakan bentuk pelayanan publik yang cepat dan tepat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Langkah cepat Polres Bengkalis patut diapresiasi. Saya mendukung upaya yang dilakukan Bapak Kapolres dan seluruh jajaran dalam meluruskan informasi yang beredar sehingga masyarakat tidak terpengaruh oleh kabar yang belum tentu kebenarannya,” ujar Kaderismanto.
Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dapat menimbulkan kepanikan, ketakutan, dan keresahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah dan memverifikasi informasi harus terus dilakukan.
Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas apabila ditemukan unsur kesengajaan dalam penyebaran informasi palsu yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Apabila terdapat unsur kesengajaan dalam menyebarkan informasi yang meresahkan masyarakat, kami berharap dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Selain itu, Kaderismanto mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu kepada sumber yang kredibel. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif.
Langkah cepat Polres Bengkalis dalam memberikan klarifikasi dinilai menjadi contoh penting di era digital saat ini. Dengan respons yang cepat, potensi kesalahpahaman, kepanikan, dan keresahan masyarakat akibat informasi yang tidak benar dapat diminimalisir sejak dini.**
Editor : SUPIAN
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

