Sinergi Perkuat Ketahanan Pangan, Wabup Bagus Santoso Hadiri Panen Raya TNI di Siak Kecil
dibaca: 1 kaliBerita Sebelumnya
- Forum Kades Kecamatan Bukit Batu : Siap Wujudkan Desa Aman dan Kondusif
- Bupati Bengkalis Kasmarni Ajak Masyarakat Tingkatkan Partisipasi Pengukuran IHal 2026
- Singgung Dugaan Penguasaan Aset Hingga Kriminalisasi
- Ketua DPRD Riau Kaderismanto Tegaskan Tak Pernah Hindari Mahasiswa
Berita Terkait
- Pemkab Bengkalis Matangkan Persiapan Hari Jadi Ke - 514 Bengkalis
- Titip Aspirasi Beasiswa, BPJS, hingga Infrastruktur
- Kabupaten Bengkalis Ikuti Penilaian EPSS bersama Tim Penilai BPS
- Kasmarni : Mari Kita Jaga dan Rawat Durian Bengkalis jadi Warisan Negeri
- Dorong Pelestarian Warisan Lokal dan Penguatan Ekonomi
- Sebagai Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN)
SIAK KECIL – Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso menghadiri Panen Raya TNI dalam rangka Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Jumat, 17 Juli 2026.
Kegiatan ini dihadiri Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, dan Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Agustatius Sitepu.
Selain melakukan panen bersama di sawah, di Desa Sepotong, Kecamatan Siak Kecil, Wabup juga mengikuti jalannya Panen Raya Nasional secara virtual. Agenda terpusat tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dari Lanud Abdulrachman, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur.
Turut pula diserahkan bantuan berupa modal berupa uang tunai dan mesin perontok padi kepada kelompok tani di Kecamatan Siak Kecil. Bantuan tersebut berasal dari APBN yang disalurkan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Wabup Bagus menjelaskan, panen raya ini dilakukan di atas lahan seluas 50 hektar, menggunakan varietas padi Cibatu, estimasi produktivitas tercatat mencapai 6,7 ton gabah per hektare. Keberhasilan ini didukung oleh penerapan Indeks Pertanaman (IP) 200, atau dua kali musim tanam dalam satu tahun.
"Produktivitas ini menunjukkan bahwa Bengkalis memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi padi. Dengan dukungan pemerintah, sinergi TNI-Polri, serta semangat para petani, kami optimistis target swasembada pangan secara bertahap dapat diwujudkan," ucapnya.
Bagus menambahkan, saat ini kebutuhan konsumsi beras masyarakat mencapai sekitar 60 ribu ton per tahun.
"Produksi beras kita saat ini baru mampu memenuhi sekitar 20 hingga 30 ribu ton per tahun. Artinya, masih terdapat kekurangan yang harus dipenuhi dari daerah lain. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kita untuk meningkatkan produktivitas pertanian," jelasnya.
Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program ketahanan pangan di Kabupaten Bengkalis
"Kita masih memiliki lahan sawah yang ditanam padi di Desa Sepotong ini. Kita lihat kondisinya cukup subur untuk bisa melaksanakan panen raya," ujar Kasdam.
Kasdam menyampaikan pesan penting kepada masyarakat setempat dan Pemkab Bengkalis untuk menjaga kelestarian lahan pertanian.
Kami mohon kepada masyarakat dan Pemkab agar program ini diteruskan. Jangan sampai tanah pertanian ini mengalami alih fungsi," tegasnya.
Ikut bersama Wabup Bagus Santoso, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Asep Setiawan, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Haris Nur Priatno, Kapolres Bengklais AKBP Fahrian Saleh Siregar dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Bengkalis."
Penyunting : SUPIAN
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

