Terima Audiensi, Bupati Kasmarni Minta HMI Bersinergi Membangun Daerah
dibaca: 1556 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu Kepala 3.700 Pegawai Pemkab Bengkalis, Ini Pesannya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
Berita Terkait
- Bupati Bengkalis Kasmarni Secara Resmi Buka Forum Konsultasi Publik RKPD Tahun 2023
- Aspemari Desak Kajati Riau Usut Dugaan Korupsi Dana BOS Afirmasi di Kabupaten Siak
- Millenial Pekanbaru Deklarasi Dukung Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024
- Melalui Program Bermasa, Kadis Azmir Sebut Akan Majukan Sektor di Bidang Perkebunan
- Harga Sawit Terjadi Penurunan, Ini Kata Kadis Perkebunan Bengkalis Kepada PKS
- Putra Riau Asal Kota Duri Mayor. Kav Adzan Marjohan Nasution Jabat Dandenkav Kodam XVII/Cendrawasih
BENGKALISINFO.COM, - Bupati Bengkalis Kasmarni menggelar audiensi bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bengkalis di Wisma Sri Mahkota jalan antara. Selasa (22/2/2022).
Audiensi singkat tersebut, diikuti oleh Ketua Umum PB HMI Bidang Digitalisasi Vidiel Pratama, Ketua Umum Forhati Riau Ayunda Artuti, Ketua Umum PB Kohati Umiroh Fauziah, Ketua Umum HMI Badko Riau Kepri Sulaimansyah, Ketua HMI Cabang Bengkalis Muharrimin serta sejumlah pengurus lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bengkalis mengajak seluruh pengurus HMI untuk bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Visi, Misi serta Program Unggulan daerah.
"Dalam menjadikan Kabupaten Bengkalis Bermasa (Bermarwah, Maju dan Sejahtera) kami tidak bisa sendiri, kita harus bersama, bergandeng tangan dan saling merangkul," ujar Kasmarni.
Lebih lanjut, Bupati juga mengatakan, Kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis selalu terbuka, bagi siapa saja, selagi positif demi pembangunan dan kemajuan daerah.
"Pemerintah siap dikritik, siap diberikan saran maupun masukan, kami siap mendengarkan dan menerimanya, terkadang pemikiran adik-adik juga sangat brilian, dan sangat baik serta sesuai untuk diterapkan. Akan tetapi dalam memberikan kritikan, saran maupun masukan, tentunya harus dengan cara yang santun, baik dan cerdas, sesuai dengan culture budaya masyarakat melayu. Ibarat menarik rambut didalam tepung, rambutnya tidak putus, tepungnya juga tidak berserak," harapnya**
Editor : SUPIAN
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

