Jangan Hanya Mengejar Penghargaan Sesaat
dibaca: 2299 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu Kepala 3.700 Pegawai Pemkab Bengkalis, Ini Pesannya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
Berita Terkait
BENGKALIS - Plt Sekda Bengkalis, H Arianto mengingatkan, implementasi program sekolah adiwiyata (sekolah peduli dan berbudaya lingkungan,red) jangan hanya berorientasi pada penghargaan sesaat. Namun hendaknya menjadi bagian penting dan komitmen bagi seluruh warga sekolah untuk mencetak dan melahirkan peserta didik yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian serta berwawasan lingkungan yang tinggi.
“Hal ini perlu kami tekankan, sehingga dalam jangka panjang negeri ini akan memiliki generasi penerus pembangunan yang mempunyai komitmen dan kepedulian untuk menjaga kelestarian lingkungan, khususnya dalam mewujudkan green school di sekolah masing-masing,” ujar Arianto saat membuka Sosilaisasi Sekolah Adiwiyata, di Gedung Daerah , Kamis (4/5).
Dikaitkan dengan proses belajar mengajar di sekolah, penerapan program adiwiyata memberikan manfaat sangat besar bagi warga sekolah, diantaranya; Pertama, menciptakan kebersamaan warga sekolah dan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif. Kedua, menjadi tempat pembelajaran tentang nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar.
Ketiga, dapat meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan di sekolah.
“Tak kalah penting, agar program adiwiyata ini berjalan sebagaimana harapan kita bersama, maka perlu adanya evaluasi secara berkelanjutan, seperti evaluasi terhadap kekurangan yang menyebabkan program sekolah adiwiyata yang dialksanakan belum memberikan hasil yang optimal,” sambungnya.
Untuk mencapai tujuan dalam mewujudkan sekolah adiwiyata, kata Arianto lagi, perlu ada empat pilar yang harus diterapkan disekolah, yaitu; Kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, dan Pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan
“Kami optimis, jika keempat pilar ini benar-benar dapat diterapkan dengan baik dan benar disetiap sekolah, insyaAllah akan tercipta green school atau lingkungan sekolah yang hijau, asri, bersih dan nyaman. Lingkungan yang bukan saja dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, tetapi juga berkontribusi besar dalam melahirkan peserta didik yang memiliki kepedulian dalam menjaga kelestarian lingkungan,” sebutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Arianto juga memberikan apresiasinya kepada sekolah-sekolah yang telah meraih adiwiyata tingkat kabupaten, provinsi, nasional dan peraih adiwiyata Mandiri.
“Terus tingkatkan wawasan dan prestasi kita di bidang lingkungan hidup membangun itu tidak hanya dalam bentuk fisik, tapi juga karatkter anak didik kita agar cinta dan peduli terhadap lingkungan,” sebutnya. (zul)
Sebelumnya seperti disampaikan Ketua Panitia, Rafiani P.Hd, bahwa acara sosialisasi tersebut berlangsung selama dua hari (Kamis-Jumat) dengan menghadirkan sejumlah narasumber. Diantaranya dari BLH Provinsi Riau, peraih adiwiyata Mandiri MAN 1 Pekanbaru, dari SD 01 Bengkalis, serta dari SMP 01 Bantan.
Acara sosiaisasi itu sendiri diikuti oleh 56 Kepala Sekolah, para UPTD serta tim adiwiyata dari SD, SLTP serta SLTA.
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

