Wakil Ketua DPRD Bengkalis Syaiful Ardi hadiri turnamen U-18 Desa Petani.
dibaca: 1874 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni dan Rombongan Lanjut Safari Ramadhan di Kecamatan Bandar Laksamana
Berita Terkait
- Staf Ahli Bupati Kasmarni Hadiri Milad Ke- VI IWMR Kecamatan Mandau
- Ade Suwirman : Musrenbang Kecamatan Bengkalis Tahun 2020 Fokus Pada Empat Sektor Utama
- Bupati Bengkalis Resmi Buka Turnamen Sepakbola U-18 Karang Taruna Desa Petani
- Ketua DPRD Bengkalis Inginkan Regulasi Diperjelas Demi Kepentingan Daerah
- Polbeng Akan Melakukan Pemilihan Direktur Baru, Ini Tahapannya
- Saatnya EMP Malacca Straits Libatkan Kampus Yang ada di Bengkalis
BHATIN SOLAPAN - Turnamen U- 18 Karang Taruna Kencana Sakti Desa Petani , Kecamatan Bhatin Solapan, Kabupaten Bengkalis, yang Dibuka oleh Bupati Amril Mukmin SE,MM , didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Bengkalis Syaiful Ardi dan beberapa Anggota DPRD Bengkalis lainua, Minggu (02/02/2020)
Wakil Ketua DPRD Bengkalis Syaiful Ardi usai acara pembukaan turnamen U-18 Karang Taruna kencana sakti mengantakan sangat mensupport kegiatan, olahraga sepakbola Desa Petani , jagalah sportifitas, dalam bertanding, dan kebersamaan.
"Selamat bertanding buat adek-adek dari 12 team sepakbola di turnamen U-18 Karang taruna kencana sakti desa Petani” ucap Politis PAN tersebut.
Ditambahkan Syaiful Ardi “Dengan turnamen ini bisa melahirkan bibit terbaik yang dapat membawa harum Bengkalis di event-event tingkat Nasional nantinya” Terang Ardi.
Selain mencari bibit terbaik juga, bisa dapat memasyarakatkan bola, dan harapan kita selain di Desa Petani ditempat lain juga bisa melaksanakannya, untuk dapat mengurangi kenakalan remaja di masa sekarang ini.**(rls)
Penyunting : Supian
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

