Besok, Bupati Amril Mukminin dan Istri Terima Gelar Adat dari LAMR Kabupaten Bengkalis
dibaca: 2735 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni dan Rombongan Lanjut Safari Ramadhan di Kecamatan Bandar Laksamana
Berita Terkait
- BRCN Riau Taja FGD Usaha Ekonomi Kreatif
- Sat Lantas Polres Bengkalis Razia Sepeda Motor Gunakan Knalpot Bersuara Besar
- Dua Bandar Narkoba di Bengkalis Divonis Pidana Mati
- STAIN Bengkalis Jalin Kerjasama Dengan Pemerintah Desa Wonosari
- Jaksa Layangkan Surat Panggilan Kedua Tersangka Jafar
- Dosen Polbeng Turun Ke Desa Lakukan Pengabdian Masyarakat Perbaikan Istalisi Listrik
BENGKALIS - Bupati Bengkalis Amril Mukminin beserta istri Kasmarni, besok, Senin, 20 Januari 2020, bakal menerima gelar adat dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis.
Untuk Bupati Amril Mukminin, LAMR Kabupaten Bengkalis akan memberikan gelar Datuk Seri Setia Amanah Junjungan Negeri.
Sedangkan untuk Kasmarni, gelar yang bakal diberikan LAMR Kabupaten Bengkalis adalah Datin Seri Junjungan Negeri.
Acara penabalan atau penobatan gelar adat untuk keduanya itu akan dilaksanakan di Balai Kerapatan Sri Mahkota, Wisma Daerah Sri Mahkota jalan Antara Bengkalis.
Sesuai undangan yang sudah beredar sejak Sabtu, 18 Januari 2020 kemarin, proses penabalan tersebut akan dimulai sekitar pukul 13.30 WIB.
Undangan dengan motif Melayu yang didominasi warna hitam itu ditandantangani Dewan Pengurus Harian LAMR Kabupaten Bengkalis.
Adapun yang membubuhkan tanda tangan dalam undangan tersebut adalah Ketua Majelis Kerapatan Adat Datuk Seri H. Zainuddin Yusuf, Ketua Dewan Kehormatan H. Bustami HY, dan Ketua Dewan Pimpinan Harian Datuk Seri H Sofyan Said.**
Penyunting : Supian
Print Berita
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

