Perkuat Perdagangan Ekonomi, STIE Syariah Taja Forum Ekonomi Perdagangan Selat Melaka
dibaca: 1091 kaliBerita Sebelumnya
- Pj Kepala Desa Senderak Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
- Pj Kepala Desa Senderak Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
- Masjid Nurul Yakin Resmi Berdiri di Desa Senderak, Sambut Ramadhan Dengan Semangat Baru
- Momentum Perkuat Kebersamaan Sambut Ramadhan 1446 H
Berita Terkait
- 15 Petarung Muaythai Bengkalis Ikut Selekda di Pekanbaru
- 15 Petarung Muaythai Bengkalis Ikut Selekda di Pekanbaru
- 15 Petarung Muaythai Bengkalis Ikut Selekda di Pekanbaru
- Bengkalis Kembali Raih WTP, Bupati Kasmarni Ucapkan Terimakasih
- Sekdes Kembung Baru Suhendra Menerima Penghargaan Satkamling Terbaik se- Kabupaten Bengkalis
- Satkamling Desa Kembung Baru Raih Penghargaan Sebagai Satkamling Terbaik di Kecamatan Bantan
BENGKALIS - STIE Syariah Bengkalis menggelar forum bicara ekonomi melayu, dengan mengangkat tema "Bengkalis dan Selat Melaka merupakan Pusat Perdagangan Ekonomi Melayu"
Pembicara atau narasumber dari Forum Bicara pada hari ini yaitu Dr. Khodijah Ishak selalu Ketua STIE Syariah Bengkalis,Dr. Muhammad Rizal Akbar Dosen IAI Tafaquh Fiddin Dumai, Dr. Sri Rahmany, Wakil Ketua lll STIE Syariah Bengkalis.
Acara tersebut dibuka oleh Ketua STIE Syariah Bengkalis Khodijah Ishak sekaligus memaparkan materi dari acara tersebut, dan kegiatan ini berlangsung di Aula STIE Syariah Bengkalis, pada Sabtu 24 Juni 2023
Khodijah mengatakan Bengkalis merupakan daerah di bawah penguasaan kerjaan Melaka. Pada masa pemerintahan Mansyur Syah telah mengirim Bendahara Tun Perak Ke Bengkalis dalam Upaya memperluas penguasaan kerjaan Melaka bagian dari pesisir pulau Sumatra. Tambang emas dan timah yang berada di pedalaman Sumatera, di hulu sungai Siak yakni di Petapahan, Kabun, Kota Rena, Tapung dan beberapa daerah sekitarnya membawa keuntungan besar bagi Bengkalis. Emas dan timah dibawa melalui Sungai Siak untuk didagangkan menggunakan kapal-kapal yang akan singgah di Pelabuhan Bengkalis, baik untuk diperdagangkan di Bengkalis atau dibawa selanjutnya ke Melaka maupun Johor atau destinasi lainnya.
Khodijah juga menegaskan pada sambutannya bahwa sumber emas dan timah yang ditemukan di hulu Sungai Siak yang diperdagangkan di Bengkalis menyebabkan Bengkalis semakin terkenal dan ramai dikunjungi pedagang dari berbagai negara.
Selain itu ungkapnya, bahwa Bengkalis juga terkenal sebagai pusat ikan terubuk dan garam dan pusat pengumpul komiditi lain seperti lada hitam, kain dari India serta candu yang menyebabkan kerajaan yang menguasai Bengkalis memiliki keuntungan yang besar. Bahkan keunggulan Bengkalis dan Melaka digambarkan oleh penjajah Barat sama pentingnya menguasai Melaka kerana kedua daerah ini berada pada posisi yang strategis sebagai pusat perdangan dunia.
Dilanjutkan narasumber kedua, Sri Rahmany menyampaikan tentang Selat Melaka sebagai jalur perdagangan dunia. "Mengapa dikatakan begitu karena Melaka merupakan perairan dikawasan Asia tenggara yang menghubungkan jalur pelayaran antara Sumatera Hindia dan Pasifik", Pungkas Wakil Ketua lll
"Sebagai Bukti dari Selat Melaka sebagai Jalur dalam perdagangan dunia yaitu ada sekitar 400 pelabuhan dan 700 buah kapal yang bergantung pada Selat Melaka, karena jalur ini merupakan jalur utama sejak masa awal peradaban manusia di Nusantara", lanjutnya.
Dan alasan mengapa Selat Melaka menjadi tempat strategis perdagangan karena selat Malaka merupakan jalur utama menghubungkan antara timur dan barat, Selat Melaka adalah rute terpendek yang menghubungkan tugas wilayah yaitu Nusantara, Tiongkok dan India serta pelayaran melalui Selat Melaka memiliki lebih sedikit resiko dan perlu lebih sedikit dana.
Dan pembicara terakhir Rizal Akbar dalam tajuknya menjelaskan mengenai Etnis dan perdagangan Awal Selat Melaka yang merangkup didalam yaitu suku Melayu, Batak,Minang, akit, dan pedalaman. "apakah etnis ini hadir begitu saja tidak karena etnis ini mempunyai beberapa bagian yang semuanya menyatu dalam jalur perdagangan, dan Jalur sutra adalah salah satu jalur perdagangan dunia yang berasal dari peradaban Tiongkok yang menghubungkan antara barat dan timur. Yang menjadi bawaan dalam jalur ini adalah damar, madu, rotan, dan Barus", jelasnya.
"Kenapa Melayu menjadi pusat perdagangan karena Melayu pada saat itu dikatakan sebagai melayu modern yang memiliki bahasa pengantar didunia seperti arab jawi dan orang Bengkalis pada saat itu disebut sebagai orang Selat yang mendapat kedudukan pertama pada masa kerajaan Melayu pada abad ke-18", tutupnya**
Editor : SUPIAN
Print Berita4 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


7 Some patients may also experience an improvement in their headaches, but ONSF is not primarily for this indication <a href=http://cials.yachts>generic 5mg cialis best price</a> 2008 Aug 1; 47 3 e28 35
Reyataz, clarithromycin e <a href=https://levitr.autos>how to get a free trial of levitra</a>
<a href=http://viagr.cfd>does alcohol kill viagra</a> Secondary antibodies were removed and sections were washed with 1x PBS containing FSG and 0
<a href=https://prilig.monster>do i need a doctor prescription to buy priligy</a> Consistent with its uterine safe overall profile, the extensive uterine safety evaluations with raloxifene showed no increase in the incidence of problems associated with pelvic floor relaxation