Masjid Nurul Huda Teluk Setopong Laksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
dibaca: 1467 kaliBerita Sebelumnya
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
- Polres Bengkalis Gelar Capaian Kinerja di Sepanjang Tahun 2025
- PWI Night Fest 2025 Malam ini, Momentum Solidaritas dan Doa Bersama Untuk Bencana Sumatera
- Desa Pambang Pesisir Jadi Pusat Pembangunan KNMP Tahap II di Riau, Lokasi Diserahkan Secara Resmi
Berita Terkait
- Kondisi Jalan Poros Rupat Mengalami Rusak Parah, Masyarakat Harapkan Gerak Cepat PUPR Bengkalis
- Jalin Kerjasama, STIE Syariah Teken MoU dengan Pengadilan Agama Pekanbaru
- Camat Bengkalis Buka Turnamen Volly Se-Desa Air Putih Kecamtan Bengkalis
- STIE Syariah Gelar Seminar Kewirausahaan, Peran Kerajinan Bordir dalam Meningkatkan Ekraf
- KPR Polbeng Dinilai Tidak Konsisten dan Independen Dalam Pemira Polbeng Tahun 2022
- PMII Bengkalis Mengalami Kemunduran, Alif Rivaldi Siap Ambil Alih Kepemimpinan
TELUK LECAH – Setiap tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Hijriyah diperingati sebagai hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Banyak umat muslim yang memperingatinya sebagai wujud rasa cinta kepada Rasulullah Muhammad SAW. Banyak kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan tradisi dan budaya daerah setempat.
Masjid Nurul Huda Dusun Teluk Setopong Desa Teluk Lecah pada, Minggu (06/11/2022) mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Kerinduan Bilal Bin Rabah Kepada Rasulullah SWA”. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh masyarakat Dusun Teluk Setopong dan di hadiri oleh Kepala Desa Teluk Lecah, Ketua LAM Desa Teluk Lecah dan BPD Desa Teluk Lecah.
Kegiatan ini menghadirkan penceramah dari Kabupaten Bengkalis Ustad Filusman Hasyim, LC. Dalam ceramahnya beliau menyampaikan bahwa “Setelah Rasulullah SAW wafat, Bilal tidak mau lagi jadi muazin, kemudian Bilal pegi ke negri Syam dan beberapa tahun kemudian, Bilal bermimpi kedatangan Rasulullah, SAW” disampaikan Filusman.
“Beberapa hari kemudian, Bilal pulang ke Madinah, kemudian Bilal malaungkan Adzan teakhir dan tidak dapat menghabiskan azannya karena kerinduannya begitu besar kepada Rasulullah hingga menangis, sampai orang-orangpun di skitar Madinah merasa sedih dan seolah-solah Rasulullah masih hidup kembali” kata Filusman bergetar saat menyampaikan ceramahnya.
Begitu besar rasa cinta sahabat kepada Rasulullah, sehingga tidak sanggup untuk mengumandakan Adzan yang memiliki lafadz nama Muhammad SAW.
Selain itu, ketua pelaksana kegitan Muhammad Andis mengutarakan “Mudah-mudahandengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SWA ini, dapat mempererat silatuhami masyarakat Dusun Teluk Setopong dan juga harapan kami kedepan nya mudah-mudahan generasi muda dapat semakin cinta kepada Rasulullah SAW, amin” tutup Andis.**
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

