BKNDI Bengkalis Serius Wujudkan Desa Bermarwah Maju dan Sejehtera di Kabupaten Bengkalis

dibaca: 843 kali
Oleh: Admin Umum | Kamis, 19 Mei 2022 - 21:24:03 WIB

BKNDI Bengkalis Serius Wujudkan Desa Bermarwah Maju dan Sejehtera di Kabupaten Bengkalis

Ketua BKNDI Bengkalis Fany Anggraini

PEKANBARU - Badan Komunikasi Nasional Desa se Indonesia (BKNDI) Kabupaten Bengkalis beserta jajaran pengurus hadir di acara Bimtek “Peran strategis pemerintahan desa dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera“. Kamis, (19/05/2022).

 

Tampak hadir Kadis PMD dan Dukcapil Provinsi Riau diwakili Sekretaris Raja Saspi Kurniawan, Sekretaris Jenderal BKNDI Pusat Viviana Hanifa, Ketua BKNDI Bengkalis Fany Anggriani, Sekretaris BKNDI Bengkalis Riza Zuhelmy, Bendahara BKNDI Bengkalis Juanda, Kabid Pemberdayaan Ekonomi Desa BKNDI Bengkalis Zikro dan para kepala desa di Kab. Bengkalis.


 
Disampaikan Ketua BKNDI Kab. Bengkalis Fany Anggriani saat di wawancarai awak media “Mudah-mudahan hadirnya BKNDI mempermudah kita dalam koordinasi desa baik di lingkup kabupaten, propinsi hingga nasional. Hingga desa di Kabupaten bisa dikenal luas dengan segudang prestasi dan konsep membangun yang lebih matang” kata Fany.


 
Membangun Desa tidak sebatas dilihat dari banyaknya pembangunan fisik dan infrastruktur yang terlihat. Tapi membangun juga dimulai dari karakter masyarakat dan pemberdayaan masyarakat yang berhasil. Pola pikir atau mindset positif dan life skill sangat dibutuhkan masyarakat kita sekarang ini.


 
Desa bisa dikatakan maju apabila punya masyarakat yang kreatif, inovatif dan hidup dalam  kondisi ekonomi yang cukup baik. Diiringi dengan akses infratruktur yang mempermudah semua sektor dalam pengembangannya yang mencakup sektor ekonomi, sosial dan budaya.


 
“Jadi, apa yang kita lakukan hari ini adalah salah satu langkah membangun desa kita, kita menimba ilmu di pelatihan ini untuk dapat diterapkan di desa mencapai pemerintahan desa yang baik” ungkap Putri Bupati Bengkalis ini.

 

Fany juga berpesan agar rencanakanlah pembangunan SDM di desa dengan baik, berikan masyarakat edukasi positif, berikan masyrakat pelatihan- pelatihan yang meningkatkan life skill serta berikan lembaga-lembaga desa kita keterampilan manjerial yang baik dan berikan pemuda dengan keterampilan dan sertifikasi sebagai penunjang di dunia kerja.

 

Selain itu pula, Ketua BKNDI memfokuskan agar UMKM dapat dibekali ilmu-ilmu yang dapat meningkatkan omset dan peningkatan ekonomi lokal, melalui edukasi kepada kelompok- kelompok produktif dan wisata. Sehingga ketika masyarakat dalam memiliki pola pikir yang maju dan siap menerima transisi yang sudah di rencanakan dan siap bersaing dengan dunia usaha.

 

Fany juga menjelaskan bahwa “Kabupaten Bengkalis di tahun 2022 ini Alhamdulillah berkat kerja keras dan kerja cerdas seluruh pihak sudah tidak ada lagi desa yang tertinggal dan desa sangat tertinggal. Data Indeks Desa Membangun (IDM) terbaru Kabupaten Bengkalis menunjukkan status desa kita ada 38 desa berstatus mandiri, 43 desa berstatus desa maju dan 55 desa berstatus desa berkembang. Ini menunjukkan kita berada di trend postif dalam pembangunan desa” terangnya. 

 

Kabupaten Bengkalis pada masa kepemimpinan Bupati Ibu Kasmarni, S.Sos, MMP dan Wabup Bapak H. Bagus Santoso telah memiliki program unggulan 1 miliar, 1 desa, 1 kelurahan dan 1 kecamatan. Model pembangunan yang berani berpihak kepada Desa ini dengan menggelontorkan  dana 1 miliar 1 desa menurut kami mungkin satu-satunya Kabupaten di Indonesia yang melakukannya.


“BKNDI Kabupaten Bengkalis akan segera menata elemen-elemen yang dibutuhkan pembangunan desa  dalam bentuk program berkolaborasi dengan kementerian dan pemerintah daerah sesuai dengan visi dan tujuan acara ini terwujudnya Bengkalis yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera. Untuk itu, mari kita luruskan niat kita membangun dengan tulus, insyaallah dengan niat yang baik akan datang hasil yang baik pula” tutup Fany.**

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook