Angkat Pengrajin Tenun, Mahasiswa KKN dari Kelompok 46 STAIN Bengkalis Taja Seminar Kearifan Lokal
dibaca: 2097 kaliBerita Sebelumnya
- Pj Kepala Desa Senderak Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
- Pj Kepala Desa Senderak Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
- Masjid Nurul Yakin Resmi Berdiri di Desa Senderak, Sambut Ramadhan Dengan Semangat Baru
- Momentum Perkuat Kebersamaan Sambut Ramadhan 1446 H
Berita Terkait
- Kades Bantan Timur Sani Salurkan Bantuan Sembako Kepada Warga Terpapar Covid - 19
- Cegah Covid 19, Serda Julia Darma Kembali Terapkan Aturan Prokes di Posko PPKM Skala Mikro
- Serka Yanuswar Ingatkan Warga Desa Sebauk Ikuti Aturan Prokes
- Kopda AKP Hutagalung Bersama Tim Kembali Lakukan Operasi Prokes di Jalan Lintas Siak
- Putus Covid 19, Anggota Koramil 08 Merbau Kembali Laksanakan Operasi Prokes
- Antisipasi Titik Api, Koptu Mayus Maruli Bersama Warga MPA Giat Lakukan Patroli Karlahut
BENGKALISINFO.COM - Mahasiswa KKN dari kelompok 46 STAIN Bengkalis menggelar kegiatan seminar kearifan lokal dengan mengangkat tema pemahaman dasar hukum pendirian usaha dan pola pengembangan usaha tenun di Desa Sebauk Bengkalis. Selasa (03/08/2021).
Seluruh pengrajin tenun Desa Sebauk yang hadir dalam acara seminar tersebut diwajibkan mengikuti aturan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh tim gugus tugas Kabupaten Bengkalis.
Kepala Desa Sebauk Tamrin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi nya kepada mahasiswa KKN dari kelompok 46 STAIN Bengkalis yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.
"Kami mengapresiasi gagasan dan tindakan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN dari kelompok 46 STAIN Bengkalis. Harapan kami dalam kegiatan ini tidak hanya sebatas seminar saja, Tepai kegiatan ini harus berkelanjutan sehingga berdampak positif bagi pengrajin tenun dan dapat membangkitkan perekonomian masyarakat melalui usaha tenun," Ungkap Tamrin
Seperti diketahui kata Tamrin, usaha tenun saat ini banyak digemari oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Baik dari kalangan pejabat daerah sampai pada masyarakat menengah kebawah. Dan usaha tenun juga sangat menjanjikan dan dapat meningkatkan pendapatan asli Desa Sebauk.
Sementara itu, pemateri dalam acara seminar tersebut, Risman Hambali yang juga sebagai dosen STAIN Bengkalis mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Desa Sebauk dan seluruh jajaran yang telah memfasilitasi sehingga terselenggaranya acara seminar ini.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kepala Desa Tamrin dan seluruh jajarannya yang telah mensupport kegiatan ini, semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya bagi pelaku pengrajin tenun," Ucap Risman
Masih ditempat yang sama, salah satu pemateri Juwandi MH juga menambahkan bahwa bidang usaha tenun harus terus dikembangkan dan dipasarkan baik pasar lokal maupun skala nasional.
"Apalagi ditengah pandemi covid - 19 seperti sekarang ini, kita harus mampu mempunyai inovasi dan kreasi diberbagai bidang. Secara hukum, tambah Juwandi, pengrajin tenun juga harus faham tentang regulasi dan implementasi dilapangan," Tutup Juwandi
Editor : SUPIAN
Print Berita6 Komentar
-
949441
31 Oktober 2021 - 07:31:27 WIB
<a href=http://stadalafilop.com />Cialis</a>
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


Cialis In Bangkok
<a href=https://atadalafishop.com/>Cialis</a>