Angkat Pengrajin Tenun, Mahasiswa KKN dari Kelompok 46 STAIN Bengkalis Taja Seminar Kearifan Lokal

dibaca: 494 kali
Oleh: Editor Ekonomi | Selasa, 03 Agustus 2021 - 16:49:49 WIB

Angkat Pengrajin Tenun, Mahasiswa KKN dari Kelompok 46 STAIN Bengkalis Taja Seminar Kearifan Lokal

Foto : Pemateri Acara Seminar Juwandi MH saat menerima cendramata dari Kepala Desa Sebauk Tamrin

BENGKALISINFO.COM - Mahasiswa KKN dari kelompok 46 STAIN Bengkalis menggelar kegiatan seminar kearifan lokal dengan mengangkat tema pemahaman dasar hukum pendirian usaha dan pola pengembangan usaha tenun di Desa Sebauk Bengkalis. Selasa (03/08/2021).

 

Seluruh pengrajin tenun Desa Sebauk yang hadir dalam acara seminar tersebut diwajibkan mengikuti aturan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh tim gugus tugas Kabupaten Bengkalis.

 

Kepala Desa Sebauk Tamrin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi nya kepada mahasiswa KKN dari kelompok 46 STAIN Bengkalis yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

 

"Kami mengapresiasi gagasan dan tindakan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN dari kelompok 46 STAIN Bengkalis. Harapan kami dalam kegiatan ini tidak hanya sebatas seminar saja, Tepai kegiatan ini harus berkelanjutan sehingga berdampak positif bagi pengrajin tenun dan dapat membangkitkan perekonomian masyarakat melalui usaha tenun," Ungkap Tamrin

 

Seperti diketahui kata Tamrin, usaha tenun saat ini banyak digemari oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Baik dari kalangan pejabat daerah sampai pada masyarakat menengah kebawah. Dan usaha tenun juga sangat menjanjikan dan dapat meningkatkan pendapatan asli Desa Sebauk.

 

Sementara itu, pemateri dalam acara seminar tersebut, Risman Hambali yang juga sebagai dosen STAIN Bengkalis mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Desa Sebauk dan seluruh jajaran yang telah memfasilitasi sehingga terselenggaranya acara seminar ini.

 

"Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kepala Desa Tamrin dan seluruh jajarannya yang telah mensupport kegiatan ini, semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya bagi pelaku pengrajin tenun," Ucap Risman

 

Masih ditempat yang sama, salah satu pemateri Juwandi MH juga menambahkan bahwa bidang usaha tenun harus terus dikembangkan dan dipasarkan baik pasar lokal maupun skala nasional.

 

"Apalagi ditengah pandemi covid - 19 seperti sekarang ini, kita harus mampu mempunyai inovasi dan kreasi diberbagai bidang. Secara hukum, tambah Juwandi, pengrajin tenun juga harus faham tentang regulasi dan implementasi dilapangan," Tutup Juwandi

 

 

Editor : SUPIAN

  Print Berita

1 Komentar

  1. 585123
    585123 15 September 2021 - 09:59:22 WIB

    Cialis In Bangkok

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook