MUI Kabupaten Bengkalis Ajak Masyarakat Rajut Persatuan Pasca Pilkada

dibaca: 3139 kali
Oleh: Admin Politik | Selasa, 22 Desember 2020 - 20:33:30 WIB

MUI Kabupaten Bengkalis Ajak Masyarakat Rajut Persatuan Pasca Pilkada

BENGKALIS - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis Amrizal menghimbau masyarakat Kabupaten Bengkalis kembali merajut persatuan dan kesatuan pasca Pilkada Tahun 2020.

Perbedaan sikap politik, menurut Amrizal harus dihilangkan pasca Pilkada dan kembali bersatu untuk membangun Negeri Junjungan.

"Saatnya kita hilangkan perbedaan dan mari kita rajut kesatuan dan persatuan. Kemenangan Pilkada ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis, " ucap Amrizal kepada wartawan, Selasa (22/12/2020).

Disebutkan Ketua MUI, tahapan Pilkada Bengkalis telah usai dilaksanakan. Semua terpantau berjalan lancar dan tertib. Ia bersyukur tidak ada hal tidak diinginkan terjadi sepanjang tahapan Pilkada dilaksanakan.

"Alhamdulillah semua tahapan pemilihan kepala daerah tahun 2020 kabupaten Bengkalis telah selesai dengan damai tertib dan berjalan lancar. Tahniah diucapkan kepada semua paslon karena sudah mengikuti tahapan pemilihan kepala daerah tahun 2020 ini, khususnya Ibu Kasmarni dan Bapak Bagus Santoso yang telah memperoleh kepercayaan masyarakat, "cakapnya.

Amrizal berujar, keempat paslon mengikuti Pilkada Tahun 2020 adalah Putra dan Putri terbaik Bengkalis. Untuk itu, ia berharap pasca Pilkada semua bisa berkontribusi membangun Negeri.

"Sesungguhnya keempat paslon bupati dan wakil bupati Bengkalis adalah Putra dan Putri terbaik. Kami menghimbau untuk sama sama berkontribusi bagi kemajuan Negeri Junjungan. Terima kasih kepada KPU dan jajaran, Bawaslu beserta jajaran, Gakkumdu, TNI/Polri bertugas di wilayah Kabupaten Bengkalis, pemerintah Kabupaten Bengkalis, stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat yang telah menyukseskan pelaksanaan Pilkada Tahun 2020,"pungkasnya.

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook