Cegah Karlahut, BPBD Bengkalis lakukan patroli rutin disejumlah wilayah.
dibaca: 1670 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu Kepala 3.700 Pegawai Pemkab Bengkalis, Ini Pesannya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
Berita Terkait
- Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 08/Merbau Gelar Patroli di Desa Renak Dungun dan Desa Tanjung Bunga.
- Cegah Covid - 19, Babinsa Koramil 08/Merbau kembali gelar Gakplin Protokol Kesehatan.
- Koramil 05/Rupat Gelar Apel Siaga Pengamanan Pilkada 2020.
- STIE Syariah Bengkalis dan Universitas Teknologi Mara (UiTM) Taja Seminar Internasional Kewirausahaa
- Babinsa Koramil 09/Minas gelar patroli pengamanan di wilayah objek vital nasional.
- Babinsa Koramil 11/Pwk Kandis kembali mengelar patroli gakplin di Kelurahan Telaga Sam Sam.
BENGKALIS— Meski curah hujan tinggi di Bengkalis. Namun, pantauan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) cuaca panas. Kondisi menjadi perhatian serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis.
“Alhamdulillah, hari ini kondisi Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) masih nol. Belum ada ditemukan titik api, hari ini cuaca hujan, tapi pantauan BMKG dalam kondisi cuaca panas. Meskipun demikian kita tetap siaga darurat, hingga akhir Oktober 2020 mendatang,”kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bengkalis H. Tajul Mudarris kepada media ini, Selasa (20/10/2020).
Lebih lanjut Tajul Mudarris mengungkapkan, tim penangulangan Karlahut hingga hari ini tetap standby dilapangan. Upaya melalui patroli rutin dan pemantauan titik api, diharapkan bisa mendeteksi dini Karlahut di sejumlah titik rawan di wilayah Kabupaten Bengkalis.
“Upaya patroli dan pemantauan tetap kita lakukan dan kepada masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar,”ujarnya lagi.
Dibagian lain Tajul Mudarris menyampaikan, untuk kesiapan BPBD, sejumlah titik rawan diantaranya Rupat, Rupat Utara, Tualang Mandau, Siak Kecil dan Bandar Laksamana patroli diperkuat petugas dilapangan, dibantu dengan TNI dan Polri serta Masyarakat Peduli Api (MPA).
“Koordinasi antara TNI-Polri dan MPA hari ini sudah baik. Personil kita juga disiap siagakan di Posko Siaga Darurat Karlahut. Artinya, kondisi lahan kita hari ini terdiri dari lahan gambut, meski diguyur hujan, ketika terjadi panas dua hari saja, maka mudah lahan terbakar. Jadi, upaya patroli deteksi Karlahut ini terus kita aktifkan, kemudian pencegahan Karlahut di masa pendemi, perlu peran semua pihak,”tegasnya.**
Penyunting : SUPIAN
Print Berita1 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


Monitor Closely 1 schisandra will increase the level or effect of quinidine by affecting hepatic intestinal enzyme CYP3A4 metabolism <a href=http://viagr.cfd>i took 200mg viagra reddit</a>