Pansus Pengawasan Penanganan Covid - 19 Kabupaten Bengkalis Akhirnya Terbentuk
dibaca: 3309 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu Kepala 3.700 Pegawai Pemkab Bengkalis, Ini Pesannya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
Berita Terkait
- Peduli COVID - 19, Kepala Desa Senderak Harianto Bagikan 400 Paket Sembako Kepada Warga
- Khodijah : Walaupun Pandemi Covid-19, Produktifitas dan Pelayanan Pendidikan Tetap Berjalan
- Zuhandi : Manfaatkan Bantuan Untuk Kebutuhan Pokok
- Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan APD ke Puskesmas
- DPRD Bengkalis Anggarkan Dana 182,7 Miliar Untuk Penanganan Pandemi Corona
- Lagi-lagi Grapitasi Sambangi Warga Kurang Mampu di Desa Air Putih
BENGKALIS - DPRD Kabupaten Bengkalis akhirnya membentuk Pansus Pengawasan Penanganan Corona Virus Diseses 2019 (COVID - 19). Senin (11/05/2020) sore sekitar pukul 17.40 WIB.
Rapat paripurna pembentukan pansus kali ini juga dilakukan melalui video conference bersama anggota DPRD Kabupaten Bengkalis yang berhalangan hadir.
Juru bicara pansus H.Adri, SE mengungkapkan tujuan terbentuknya pansus Covid -19 ini adalah untuk memaksimalkan fungsi DPRD Kabupaten Bengkalis dalam hal pengawasan anggaran.
"Dalam situasi dan kondisi saat ini, untuk penanganan covid - 19 penyerapan anggaran yang kita keluarkan cukup besar makanya kita perlu bentuk pansus" Sebut Ardi.
Ardi juga berharap dengan terbentuknya pansus pengawasan dan penanganan covid - 19 ini, gugus tugas bisa lebih efektif dan efisien dalam bekerja.
Rapat paripurna pansus tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, H.Khairul Umam didampingi tiga orang Wakil Pimpinan yakni, Syahrial Basri, Kaderismanto dan Syaiful Ardi. Dalam kesempatan itu pula turut dihadiri Plh Bupati Bengkalis, H.Bustami, HY selaku Ketua TAPD dan beserta jajaran.**
Penulis : Supian
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

