Belum Ada Yang Positif Covid-19, Meskipun ODP di Kabupaten Bengkalis Tinggi, Kadiskes Minta Masyarak
dibaca: 4135 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu Kepala 3.700 Pegawai Pemkab Bengkalis, Ini Pesannya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
Berita Terkait
- STIE Syariah Bengkalis Taja Seminar Ekonomi Syariah Internasional
- Bustami HY : ODP Kembali Dari Luar Negeri Saat Ini Mencapai 1161 Orang
- IKIP : Penyemprotan Disinfektan Jangan Hanya Bersifat Simbolis Tetapi Harus Berkala
- Kapolres : Sangsi Tegas Bagi Yang Menghalangi Patroli Penanggulangan Penyebaran Covid - 19
- Waspada Covid 19 Pemkab Bengkalis Karantina 81 Warga Bengkalis Dari Malaysia
- Lakukan Pencegahan Covid - 19 Lurah Rimbas Lakukan Penyemprotan Disinfektan Pada Rumah Ibadah
BENGKALIS – Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Bengkalis dari 17 s.d. pukul 11.30 WIB, Rabu, 25 Maret 2020, berjumlah 1.357 orang.
Dari 1.357 ODP tersebut, 123 orang atau 9,06 persen merupakan ODP dengan gejala dari daerah/negara terjangkit.
“Sedangkan sisanya 1.234 orang atau 90,94 persen merupakan ODP tanpa gejala dari daerah/negara terjangkit,” jelas Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Bengkalis, Ersan Saputra TH.
Ersan mengatakan dari 18 Puskesmas di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan, 4 diantaranya (di wilayah kerjanya), nihil ODP.
“Yakni, Puskesmas Pematang Pudu, Pinggir, Muara Basung, dan Balai Makam,” rinci Ersan.
Sedangkan di beberapa wilayah Puskesmas, sambungnya, memang terdapat ODP, tapi bukan ODP dengan gejala dari daerah/negara terjangkit.
“Seperti di wilayah Puskesmas Sadar Jaya (Kecamatan Siak Kecil) dan Puskesmas Duri Kota (Mandau). Masing-masing ODP tanpa gejala dari daerah/negara terjangkit di wilayah kedua Puskesmas itu, 9 dan 4 orang,” paparnya.
Di bagian lain Ersan mengatakan, saat ini (hingga pukul 11.30 WIB), ada 255 ODP yang diisolasi (karantina) di tiga lokasi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, terdiri dari 232 laki-laki dan 23 perempuan.
Untuk Badan Diklat Desa Kelapapati, katanya, ada 119 ODP yang dikarantina di sana, terdiri dari 111 laki-laki da 8 perempuan.
Kemudian, di Wisma Atlit jalan HR. Soebrantas Ujung Desa Wonosari ada 79 ODP yang kesemuanya laki-laki.
“Sedagkan di BLK jalan Pramuka, sebanyak 57 orang. 42 laki-laki dan 15 perempuan,” katanya.
Mengenai jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Ersan mengatakan, ada 6 orang.
“Semuanya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis. Sedangkan di dua RS rujukan lainnya (RSUD Mandau dan RS Permata Hati Duri), nihil PDP,” katanya.
Ersan yang juga Koordinator Bidang Teknis Pencegahan dan Pengendalian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Bengkalis, berharap seluruh masyarakat di daerah tidak panik dengan besarnya angka ODP tersebut. Semua harus tetap tenang.
“Alhamdulillah, hingga setakat ini belum ada warga kita yang positif (+) Covid-19. Kami bersama seluruh pemangku kepentingan terkait, akan berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan dan kemampuan terbaik untuk mencegah penyebaran Covid-19 di daerah kita ini,” ujarnya.
Di bagian lain, Ersan berharap partisipasi aktif masyarakat, agar tugas yang mereka laksanakan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bengkalis tersebut optimal hasilnya.
“Diantaranya mematuhi segala imbauan dari pemerintah, seperti untuk tetap tunak di rumah dan tidak keluar kediaman masing-masing, kecuali untuk keperluan yang sangat urgen. Jangan bepergian ke daerah terjangkit,” pesannya, penuh harap, seraya mengingatkan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.
Kemudian, harapnya lagi, bila ada warga di lingkungan masing-masing yang baru pulang dari daerah atau negara terjangkit yang tidak terpantau pihaknya, untuk segera dilaporkan Posko Covid Center di Dinas Kesehatan melalui nomor hotline 0822-8484-9464.
Mengenai informasi perkembangan Covid-19 di Kabupaten Bengkalis, Ersan mengatakan akan menyampaikannya secara periodik.
“Setiap hari data terakhir yang kita rekap pukul 20.00 WIB, dan malam itu juga akan kita informasikan ke masyarakat,” janjinya. **(RLS/DISKOMINFOTIK)
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

