Ketua DPRD Bengkalis Inginkan Regulasi Diperjelas Demi Kepentingan Daerah
dibaca: 1719 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu Kepala 3.700 Pegawai Pemkab Bengkalis, Ini Pesannya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
Berita Terkait
- Polbeng Akan Melakukan Pemilihan Direktur Baru, Ini Tahapannya
- Saatnya EMP Malacca Straits Libatkan Kampus Yang ada di Bengkalis
- Kasmarni Inginkan Golkar Dalam Barisanya di Pilkada Bengkalis 2020 Mendatang
- Wujudkan Langit Biru Bebas Karhutla, Polda Riau Gandeng Relawan Berbasis Aplikasi Lancang Kuning
- KPU Bengkalis Pastikan Tes CAT Calon PPK Berjalan Lancar
- Khairul Umam : Kerjasama Pemerintah Menunjang Keselarasan Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat
DURI - Kabar peralihan Blok Rokan yang masih dikuasai PT Chevron perusahaan raksasa dunia minyak dan gas terhitung dari Bulan Februari 2020 kontraknya akan berakhir.
Pasalnya, pada tahun 2021 mendatang PT Pertamina bakal mengambil alih Blok Rokan berdasarkan kesepakatan yang telah di buat pemerintah sejak Tahun 2018 lalu.
Lantaran waktu peralihan tinggal menghitung bulan saja, Ketua DPRD Bengkalis H. Khairul Umam memberi tanggapan kepada sejumlah awak Media disela-sela aktifitasnya saat berada di kantin masjid Nurul Iman Mandau, Sabtu (01/02/202) siang, mengenai peralihan Blok Rokan dari PT Chevron ke PT Pertamina.
Terkait hal tersebut, wilayah operasional Blok Rokan notabene berada di Wilayah Duri Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, maka Ketua DPRD menerangkan “Kita ingin semaksimal mungkin perusahaan pemenang peralihan Blok Rokan, regulasinya lebih di perjelas untuk kemaslahatan umat," ujarnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini, menekankan dalam proses peralihan melibatkan pemerintah daerah, seperti mempekerjakan tenaga kerja lokal, apalagi, Perda tentang tenaga kerja lokal sudah cukup lama ada di Negeri Junjungan.
"Tenaga kerja lokal tidak cuma trampil, tapi mesti punya sertifikasi agara bisa di terima bekerja, dengan adanya sertifikasi tenaga kerja lokal dan tempatan bisa bersaing dan punya nilai jual di perusahaan perminyakan," tambah khairul.
Menurutnya, peralihan Blok Rokan mesti lebih banyak manfaatnya bagi daerah khususnya tenaga kerja lokal atau tempatan selain sebagi sumber PAD.
"Pemerintah Daerah Bengkalis sudah menggelontorkan dana untuk pelatihan tenag kerja tempatan. Jadi tenaga kerja tempatan sudah punya modal di segi ketrampilan dan keahlian” ujarnya lagi.
Untuk itu, DPRD Bengkalis akan melakukan hearing dan rapat untuk membicarakan terkait peluang, apakah Pemda Bengkalis ikut dalam penyertaan modal atau peluang lainnya guna meningkatkan PAD dan APBD Kabupeten Bengkalis pada 2021 mendatang.
"Rencana hearing itu, DPRD bakal mengundang manajemen PT Pertamina dalam rangka meminta peluang apa untuk meningkatkan PAD yang endingnya peningkatan APBD Kabupaten Bengkalis” tutup Khairul Umam.**
Penulis : Supian
Print Berita
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

